This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Kamis, 29 November 2018

Download Buku Cerita Anak SD Pendukung Gerakan Literasi Sekolah

  Rendahnya literasi di Indonesia Merujuk pada data yang dikeluarkan BPS tahun 2012, sebanyak 91,58 persen penduduk Indonesia yang berusia 10 tahun ke atas lebih suka menonton televisi. Begitu pula pada Tahun 2015, Perpustakaan Nasional melakukan survei serupa, Hasilnya juga sangat mengecewakan karena minat baca masyarakat hanya menunjukkan angka 25,1 atau kategori rendah. dan yang lebih parah lagi sebuah studi internasional "Most Littered Nation In the World" yang dilakukan oleh Central Connecticut State Univesity pada 2016 lalu, Indonesia dinyatakan menduduki peringkat ke-60 dari 61 negara soal minat membaca. Indonesia persis berada di bawah Thailand (59) dan di atas Bostwana (61).Oleh karenanya semua unsur pendidikan di Indonesia terus bergerak dan berusaha merubah keadaan tersebut salah satunya dengan mencanangkan Gerakan Literasi Nasional atau Gerakan Literasi Sekolah, bahkan dalam rencana pelaksanaan pembelajaran juga unsur literasi harus dimasukkan ke dalam kegiatan yang dilaksanakan.
Badan Bahasa kementerian pendidikan dan kebudayaan selaku pihak yang memiliki tanggung jawab dalam urusan kebahasaan juga tidak mau tinggal diam mereka juga mengeluarkan 108 Buku Cerita Anak SD Pendukung Gerakan Literasi Sekolah yang daftar bukunya bisa anda unduh langsung di bawah ini :
(KLIK JUDUL DARI BUKU PDF YANG ADA DI BAWAH)
16. Nome
109. Putri Lopian

Demikian artikel kami Download 108 Buku Cerita Anak SD Pendukung Gerakan Literasi Sekolah dari duniapendidikandansekolah.com semoga bermanfaat untuk bapak dan ibu semua. semoga semua bersemangat menggerakkan literasi di seluruh Indonesia untuk mewujudkan generasi baru yang lebih gemilang di masa yang akan datang.

Tentang SDN Percobaan 2 Malang


SDN Percobaan 2 merupakan salah satu SD terbesar di kota Malang. Terdapat bebagai kegaiatan, sarana dan prasarana pendidikan yang memadai sesuai dengan perkembangan teknologi saat ini. Berbagai fasilitas yang dibutuhkan oleh masyarakat tersedia dengan lengkap untuk mengembangkan potensi yang ada pada diri peserta didik, dalam hal ini sekolah menyediakan berbagai macam kegiatan ekstrakurikuler yang dapat menambah ketrampilan bagi semua peserta didik antara lain: kolintang dan angklung, seni karawitan dan tari, bela diri, pramuka, bina vokalia, club olahraga dan lain-lain.
SDN Percobaan 2 juga menerapkan pembelajaran PAKEM, dengan mnerapkan sistem SRA (sekolah ramah anak). Peserta didik diberi kesempatan seluas-luanya untuk mengembangkan prestasi, kemapuan, bakat dan minat mereka. Sekolah hanya memberikan motifasi, sarana dan prasarana untuk meraih prestasi tersebut.

SDN Percobaan 2 Wahana Pertukaran Budaya 3 Negara


Malang – Rabu, 3 Mei 2017 aula SDN Percobaan 2 Malang yang berada dikawasan jalan Galunggung No. 1 terlihat sangat meriah. Nampak seorang peserta didik satuan lembaga pendidikan jenjang SD yang dikepalai oleh Jupri S.Pd, .M.Pd menggerakan badannya dengan sangat gemulai dengan menggunakan kostum tari topeng malangan disaksikan ratusan siswa dan lima orang warga negara asing. SDN Percobaan 2 Malang menjadi salah satu tempat oleh AIESEC Universitas Brawijaya untuk dijadikan wahana pertukaran budaya. Kelima mahasiswa asing tersebut berasal dari myanmar 2 orang, Belanda 1 orang dan Jerman 2 orang.
Kepala SDN Percobaan 2 Malang Jupri, S.Pd, M.Pd
"Kehadiran kelima mahasiswa yang saat ini tergabung dalam program pertukaran budaya AEISEC UB ini menjadi sebuah kebanggaan bagi jajaran kami. Karena keberadaan mereka di SDN Percobaan 2 Malang menjadi sebuah moment yang positif mengembangkan nasionalisme pada 702 anak didik kami". tutur Kepala SDN Percobaan 2 Malang Jupri, S.Pd, M.Pd
Lebih lanjut, mantan Kepala SDN Gadang 1 Malang itupun menuturkan bahwasanya warga negara asing saja tertarik akan budaya luhur bangsa Indonesia khususnya budaya Kota Malang melalui Tari Topeng Bapang, masak sebagai warga asli Malang tidak peduli dengan kelestarian budayanya.
Sementara itu Meidina Sarah koordinator gelaran kegiatan ini mengungkapkan bahwasannya pertukaran budaya ini merupakan program kerja AEISEC UB dengan Dinas Pendidikan Kota Malang bersama Dinas Pariwisata dan Kebudayaan yang baru pertama ini digelar. Selain melakukan pertukaran budaya melalui penampilan tari topeng, kegiatan inipun diwarnai dengan sessi tanya jawab antara lima mahasiswa asing dengan para siswa. Beberapa pertanyaan terlontar dari mulut mungil peserta didik SDN Percobaan 2 Malang.
Pak Jupri berharap kegiatan ini dapat dilaksanakan secara berkesinambungan. Sehingga kerjasama yang terjalin ini dapat membawa manfaat bagi semua pihak, utamanya generasi muda agar mereka bangga menjadi warga Indonesia dan bagian dari masyarakat Kota Malang yang budayanya sangat dikagumi oleh warga negara asing.

Hadiah Ulang Tahun Deden


Hari ini, Deden berulang tahun. Matahari bersinar cerah. Deden keluar dari rumah den  gan wajah cerah. Ia ingin bermain dengan sepeda barunya. Namun, baru saja ia akan mengambil sepedanya, nenek Dira tetangga sebelah rumahnya memanggilnya. “Den, ke sini sebentar. Nenek punya hadiah untukmu!”

Deden bergegas masuk ke halaman rumah Nek Dira. Nek Dira menjulurkan bungkusan hadiah untuk Deden.

“Terima kasih Nek!” kata Deden sopan.
Deden tak sabar ingin melihat isinya. Ia segera membuka bungkusan dari Nek Dira. Wah, isinya ternyata sebuah jaring. Deden sangat girang. Ia berlari masuk ke dalam rumah dan memerlihatkannya pada mamanya.

“Ma, aku dapat hadiah jala dari nek Dira,” kata Deden.

 “Wah, pas sekali! Minggu depan kan kita akan liburan ke laut. Kau bisa menangkap udang atau kepiting dengan jalamu,” kata mama Deden.

“Tapi ke lautnya masih lama, kan, Ma. Aku sudah ingin menangkap sesuatu sekarang,” kata Deden tak sabaran.

“Kalau begitu, coba saja tangkap kupu kupu!” usul Mama.

Jadi Deden keluar dan lari ke taman dekat rumahnya. Ia mulai kejar kupu kupu dengan jalanya. Kupu kupu sungguh susah ditangkap, keluh Deden. Serangga itu sangat cepat terbang.

Namun Deden akhirnya melihat seekor kupu kupu yang hinggap di setangkai bunga. Ia pelan pelan mendekatinya dan… BLUK!

Deden berhasil menangkap kupu kupu dengan jalanya. Kupu-kupu itu sangat indah berwana merah, kuning, dan ada pola warna biru di sayapnya. Deden buru buru pulang dan membawa kupu kupu di dalam jalanya itu dengan hati hati.

Deden memerlihatkannya pada mamanya.

“Ah, mama tahu!” kata mama Deden. “Kita masukkan saja ke stoples selai. Mama akan bikin lubang di tutupnya supaya kupu-kupu bisa terus bernapas! Kalau papa pulang nanti, kamu perlihatkan pada papa,” usul mama lagi.

Mama lalu menyiapkan stoples dan kupu kupu dimasukkan ke dalamnya. Lalu, ditutup dengan tutup yang sudah diberi lubang lubang oksigen.

Tak lama kemudian, papa pulang kantor.

Wah kupu kupu yang bagus,” puji Papa. “Kamu pintar bisa menangkap kupu kupu sebesar ini!”

“Tapi, sepertinya kupu kupu ini gelisah. Mungkin dia mau mencari bunga dan sinar matahari,” kata Mama.

Deden terdiam dan melihat kupu kupu itu.

“Iya, sepertinya mama benar,” kata Deden.

Deden lalu melihat ke papanya.

“Papa sudah puas melihat kupu kupu ini?” tanya Deden.

“Iya sudah,” kata papa.

“Kalau begitu, sekarang aku lepas lagi ya,” kata Deden.

Dia lalu membawa stoples ke dekat jendela. ia membuka tutup stoples sambil berkata, “Ayo, terbanglah bebas, kupu kupu! Cari bungamu! Nikmati sinar matahari…” kata Deden.

Deden melihat dari jendela, kupu kupu itu terbang gembira di bawah langit senja. Tidak apa, pikir Deden. Minggu depan, ia akan menangkap udang dan kepiting dengan jalanya itu.

Minggu, 30 September 2018

Profil SDN Percobaan 2 Malang




SEJARAH SINGKAT BERDIRINYA SDN PERCOBAAN 2 KOTA MALANG

    Sekolah Dasar Negeri Percobaan 2 Kota Malang dahulu adalah merupakan gabungan / regroup dari tiga Sekolah Dasar Negeri yang terletak di Jalan Galunggung No. 1 Kelurahan Pisang Candi Kecamatan Sukun Kota Malang, Sekolah Dasar Negeri tersebut, antara lain :
1.  SD Negeri Pisang Candi I          Kepala Sekolah     Ibu Sri Mulyati
2.  SD Negeri Pisang Candi II         Kepala Sekolah     Bpk. Sudarto
3.  SD Negeri Pisang Candi III        Kepala Sekolah     Bp. Nasiman
  
    Dengan berlakunya Otonomi Daerah ( OTODA ), SD Negeri Pisang Candi I, II dan III mengalami 2 kali regroup, yaitu :
1. Tahun 2002 SDN Pisang Candi II dan III menjadi SDN Pisang Candi II.
Kepala Sekolah Bapak Sudarto, S.Pd
2. Tahun 2003 SDN Pisang Candi I dan II di regroup menjadi SDN Pisang Candi I.
Kepala Sekolah Ibu Sri Mulyati            ( 2 Bulan )
Kepala Sekolah Bapak Sudarto, S.Pd    ( 7 Bulan )
Kepala Sekolah Ibu Mutini, S.Pd           ( 3 Bulan )

    Pada Tahun 2004 turun Surat Keputusan dari Walikota Malang No. 139 tanggal 17 Maret 2004 tentang Penetapan Kelembagaan Sekolah Dasar Negeri Percobaan 2 Kota Malang  yang  terletak  di Jalan  Galunggung No. 1 Malang dengan Nomor Statistik Sekolah ( NSS ) 101056102068 dan Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) 20533669.




Nama-nama Kepala Sekolah sejak berdirinya SDN Percobaan 2 Kota Malang, sbb :
NO
NAMA
MULAI TAHUN
1
MUTINI, S.Pd
2004 s/d 2009
2
ANIS ISROFIN, S.Pd, M.Pd
2009 s/d 2010
3
Drs. DWI BASUKI
2010 s/d 2013
4
SUPARTI, S.Pd., M.Pd
2013 s/d 2014
5
ANASTASIA SUMIYATI, S.Pd., M.Pd
2014 s/d 2016
6
JUPRI, M.Pd
2016 s/d Sekarang





V I S I
Membangun anak didik yang beriman, bertaqwa, cerdas, terampil dan berbudaya lingkungan.

M I S I
Ø  Meningkatkan Imtak dan Akhlak Ulia melalui Kegiatan Keagamaan
Ø  Mengembangkan Pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif, Menyenangkan dan Inovatif (Pakemi)
Ø  Meningkatkan Potensi, Kecerdasan, Minat dan Etika sesuai dengan Tahap perkembangan dan Kemampuan Peserta Didik
Ø  Mengembangkan Lingkungan Sekolah yang Aman, Nyaman dan Sehat
Ø  Meningkatkan Kepedulian Terhadap Lingkungan
Ø  Meningkatkan Sarana Prasarana yang Ramah Lingkungan
Ø  Membangun Komitmen dan Meningkatkan Kedisiplinan Warga Sekolah
Ø  Membudayakan 8 S ( Senyum, Salam, Sapa, Salim, Sopan, Santun, Siap, Syukur )
Ø  Mengembangkan Budaya Baca Melalui Aku Cinta Membaca
Ø  Melaksanakan Manajemen yang Transparan, Toleransi dan Akuntable



T U J U A N
Ø  Menerapkan Pembelajaran Agama Sesuai dengan Tingkatan Kelas
Ø  Meningkatkan Nilai Rata-Rata Kelas dalam UAS dan Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional.
Ø  Meraih Prestasi Akademik Maupun Non Akademik
Ø  Menguasai Dasar-dasar Ilmu Pengetahuan dan Teknologi sebagai Bakat untuk Melanjutkan ke Sekolah yang Lebih Tinggi
Ø  Mengembangkan Sikap Sikap Anak Kreatif, Pemberani dan Beretika
Ø  Menghargai dan Menghormati Sesama di Lingkungan Sekolah, Keluarga dan Masyarakat yang Berbeda Agama, Budaya, Suku Bangsa dan Status Social
Ø  Munculnya Generasi yang Tangguh, Berakhlak Mulia dan Kebangsaan
Ø  Membiasakan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dalam Setiap Kegiatan Baik di Lingkungan Sekolah maupun Rumah
Ø  Melaksanakan PBM dengan Pendekatan PAKEM
Ø  Mengoptimalkan Lingkungan Sekolah sebagai Sumber Belajar
Ø  Menyiapkan Peserta Didik yang Terampil dan Berwawasan Lingkungan
Ø  Mengoptimalkan Peran Serta Masyarakat, Utamanya Partisipasi Komite Sekolah


M O T T O
Cerdas, Tangkas, Terampil dan Berbudaya Lingkungan